Tuesday, 12 February 2008

{5} pohon pune bermanik










Ranting pohon pune pake manik2, like owner like pohonnya, tiada hari tanpa manik2/kalung atau sesuatu yang menggandul di leher. kalau nggak pakai sesuatu rasanya baju plain banget, seperti baju di gantungan, belum ada nyawanya. Tambahkan sesuatu yang menunjukkan siapa kamu, style kamu, perasaan kamu terhadap hari itu, atau jalan spiritualmu.

3 comments:

rene arthur said...

Saya tertarik pune yang didandani.
Boleh juga sekali2 pohon didandani. Pohon didandani bukan karena pohon itu jelek. Tapi pohon yang didandani itu unik, karena yang natural(pohon)berpadu dengan yang kultural(asesoris/hiasan). Ini bisa membangkitkan memori,menyentuh batin, monumental dstnya....

jolanda atmadjaja herlambang said...

ayo konsentrasi mbak-e....
kepakepik ntar harus dibuatin pameran tunggal he....he....he.....

eh, jadi curiga juga ni....
yang laen ngerajut ini mah asyik mengagumi aja...
hayo bertindak...ntar lupa lagi syalnya jadi milik pribadi semua....

he...he...he....itulah yg dikangenin dari mbak aan...
selain suka nempelin sticker di note-note kecil 'pengganggu' saat kuliah....

rene arthur said...

bagaimana kabar blog tiga peri?Jangan di limun soda-kan ya.....