Sunday, 30 November 2008

Monday, 25 August 2008

home party 2 dari kamera riswan

ah, terharu, home party 2 di review oleh riswan reading lights, buka ya. dia mengambil sudut pandang yang berbeda dengan diriku (yang as always, sibuk sana sini selama acara). apalagi home party digabung dengan arisan.. malu juga sih, sahabat arisan yang ibu2 baik hati itu, agak terlantar karena aku harus lari sana sini. terimakasih ya, wan, saya sungguh terharu..

Wednesday, 13 August 2008

sabtu, 16 agustus home party lagi!


akhirnya kita bikin art & jewerly home party lagi, kali ini ada beberapa tambahan acara baru, yaitu berbagai workshop singkat (selama 2 jam). dapat diikuti oleh dewasa/remaja dan ada juga 'free workshop' untuk anak2.
workshop yang tersedia:
1. fashion drawing (diani apsari)
2. hand knitting (vitri)
3. having fun in picture book (dianing ratri)
4. your first sktech drawing (sandy solihin)
5. your expressive potrait drawing (riama maslan)
(hweee... semua bahasa inggris ya, abis kalo masuk blog, sayang kalo nggak dibaca ama seluruh dunia he he).

semua ini untuk remaja/dewasa @ rp. 30.000,- dan dapat mendaftar ke mb.irma 4240029. untuk anak-anak ada membuat buku (having fun juga) dan gambar bersama.

kalau acara jualannya, seperti home party yang lalu: jualan jewelry (ada peserta baru, awas cepet habis, home party lalu jualan ini diserbu loh) craft, graphic art, keramik, hand made note books, lukisan, tas & batik eksperimen anak kria, juga kue2 dan anakku yang 7 tahun akan belajar berbisnis jualan fondue coklat. my senior & my guru T.Sutanto juga akan ngeluarin karya lukisan dan graphic artnya.

seperti yang lalu, acara jualan & workshop berlangsung hanya 1 hari, yaitu dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. dan keesokan harinya tgl 17 agustus 2008, akan ada pameran kecil hasil karya workshop2 sebelumnya. pameran berlangsung dari jam 11 siang sampai jam 4 sore.

datang ya... :)

Tuesday, 17 June 2008

ikut diskusi buku anak berkebutuhan khusus di KPBA






Catatan dari Acara Diskusi Buku Anak untuk Anak Special Needs

Jumat, 16 Mei 2008.

KPBA, Permata Hijau, Jakarta.

Pembicara Heidi Cortner Boisen (Direktur Pusat Dokumentasi IBBY untuk Buku Anak Disabel) & Sissel Hofgaard Swensen (untuk buku anak kebutuhan khusus).

KPBA (Kelompok Pencinta Buku Anak) mengadakan sebuah diskusi menarik tentang buku-buku anak bagi anak-anak berkebutuhan khusus seperti anak-anak autistik, tunanetra, disleksia, hambatan penglihatan dan sebagainya.

Peserta diskusi adalah para pencinta buku anak yang terdiri dari ahli sastra, penulis buku dan illustrator buku seperti ‘Pak Raden’, story teller, guru/terapis anak kebutuhan khusus, guru sekolah minggu, penerbit dan dosen desain grafis. Acara dipandu oleh ibu Dr. Murti Bunanta SS., MA (ketua KPBA), seorang doktor di bidang sastra anak-anak yang berdedikasi tinggi terhadap perkembangan buku anak di Indonesia. Selain mengadakan seminar, lokakarya, pelatihan, perpustakaan dan kerjasama internasional, ia sendiri telah menulis buku anak. Hingga kini KPBA telah menerbitkan banyak sekali buku anak dengan ilustrasi menarik. Lebih lanjut dapat dilihat di http://www.kpba-murti.org/

Ibu Murti sendiri telah menaruh perhatian terhadap buku untuk anak berkebutuhan khusus sejak tahun 1989. Usahanya untuk mendatangkan 2 orang ahli dari IBBY yang berpusat di Basel adalah untuk memperkenalkan dan membuka kemungkinan mengembangkan buku jenis ini bagi penerbit, pengajar, desainer buku,guru, terapis dan orang tua anak berkebutuhan khusus di Indonesia.

Heidi Cortner Boisen

Sesi pertama dibawakan oleh Ms. Heidi Cortner Boisen (Direktur Pusat Dokumentasi IBBY untuk Buku Anak Disabel), http://www.ibby.org/ . Dia membawa 65 buah buku milik IBBY dari Norwegia, sebuah negara yang memberi dukungan kepada illustrator, penulis dan juga penerbit buku-buku anak.

Heidi memperlihatkan sejumlah buku dari berbagai negara yang didesain dan ditulis dengan indah dan komunikatif dari mulai cover sampai isinya. Terdiri dari buku-buku tactile (yang bisa diraba), buku dengan teks sederhana dan buku tanpa teks, yang terpilih menjadi ‘Outstanding Books for Young people with Disabilities 2007’. Diantaranya penulis dan illustrator terkenal seperti Dick Bruna (Belanda), buku The Hungy Catepillar-nya Eric Carle, bahkan buku yang dibuat oleh 2 orang anak mentally disabled dari Jepang yang menceritakan bagaimana pengalaman mereka berdua ketika diijinkan pergi sendiri naik bis ke kota (Hiromi and Mayuoko’s Days Out). Sebagai instrumen dalam berkomunikasi dan berpartisipasi, literatur memiliki peran yang penting dalam perkembangan identitas dan kualitas hidup. Itu sebabnya IBBY mengadakan proyek ini agar anak-anak ini agar mereka memiliki kegembiraan seperti anak lainnya dalam membaca.

Setiap buku yang dibawa dijelaskan oleh Heidy satu persatu, jenis, tujuan dan keunikan masing-masing buku, yang semuanya membuat kami kagum dan terharu, betapa setiap buku dibuat dengan khusus agar anak-anak yang mempunyai hambatan dalam membaca buku anak pada umumnya, dapat pula menikmati buku yang indah dengan caranya sendiri. Selama ini banyak anak-anak dengan disabilities tidak dapat menikmati buku anak karena mereka tidak dapat mendapatkan buku yang cocok dengan kendala yang dihadapi masing-masing anak. Oleh karena itu mereka butuh buku khusus yang diciptakan dengan alat bantu (Braille, video, kaset, CD), desain, bahasa, plot gambar dan struktur yang sesuai. Anak-anak dengan kebutuhan khusus, seperti juga kita semua, adalah individu yang memiliki kebutuhan dan kemampuan yang berbeda-beda.

Heidi sendiri awalnya adalah seorang staf perpustakaan pada sebuah sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus, dengan murid 125 orang dan staf sekolah sebanyak 200 orang. Tak heran ia menjadi begitu fasih menerangkan setiap buku, membuat kami ingin tahu masing-masing buku yang dibawanya. Di Norwegia, anak-anak berkebutuhan khusus berhak masuk sekolah regular dan pada hari-hari tertentu mereka datang ke sekolah berkebutuhan khusus, sehingga mereka dapat belajar berinteraksi dengan anak-anak pada umumnya.

Tentang buku-buku.

Ada beberapa buku yang sudah biasa kita temukan di Indonesia , seperti buku dengan teks sederhana dan banyak ilustrasi atau gambar, tetapi ternyata banyak buku-buku lain yang tidak pernah diterbitkan oleh penerbit Indonesia . Berikut buku-buku yang menarik untuk kita kembangkan bagi anak-anak kuhsus, antara lain:

  1. Pino’s dagbok/Pino’s diary Pino's dagbok/Pino's diary (Norelid, Agneta/Pils, Eva)

Buku tentang Pino beruang dengan 1 sampai 3 kata, seperti Pino bangun, Pino mandi dan Pino ganti baju. Di dalamnya juga ditambahkan stiker dan bahasa isyarat dalam bahasa Swedia dan BLISS (bahasa simbol yang berkaitan dengan cerita).

  1. Everybody can come (Tidlom, Anna-Clara)

Menceritakan seorang anak perempuan kecil dengan mengendarai sebuah truk, diperjalanan ia mengajak yang sedih, kesepian, terluka dan helpless ikut masuk ke dalam truknya. Seorang anak laki-laki yang kakinya terbentur, seekor anjing yang sedang menggigil kedinginan, teddy bear yang sedang menangis, lalu mengundang semuanya untuk ikut menikmati makan malam yang hangat di rumahnya yang nyaman. Buku ini di lengkapi dengan bahasa isyarat dan video. Lihat pada situs ini bagaimana buku ini sedang dibacakan.

  1. Stop bugging me! (Broen, Ruth).

Buku dari kain/ tactile cloth book yang dapat ditempel-pasang, bagi anak dengan kesulitan penglihatan. Di dalamnya ada huruf Braille dengan teks sederhana. Buku ini terbuat dari kain-kain yang berasal dari berbagai penjuru dunia,seperti Finland oilcloth, Nigeria, Turkey, Guatemala dan India Cotton, Canada Goat, sehingga kita bisa merasakan perbedaan tekstur sekaligus memperkaya pengetahuan kita tentang keberagaman bangsa.

  1. Hiromi and Mayuko’s day out/Hiromi to Mayuko no futari dake no (Uchida,Yumi- teks, Nishiya, Ikuko – ilustrasi).

Hiromi dan Mayuko diijinkan pergi sendiri naik bis ke kota. Dalam buku ini diceritakan dengan dengan 3 cara (foto, ilustrasi dan simbol) bagaimana pengalaman mereka, seperti bagaimana jantung mereka berdegup kencang ketika mereka hendak membayar ongkos bis, bagaimana mereka memilih makanan dan mengungkapkan kelezatannya. Buku ini diceritakan oleh 2 orang anak mental disabled, dibantu para pembimbingnya yang mengedit dan memproduksi buku ini.

  1. Wish (Arena, Felish).

Seorang anak bernama Seb tak putus-putusnya berdoa bagi ibunya yang sedang sakit kanker. Kakaknya meremehkan keinginan adiknya, sampai ia mengatakan doanya akan terkabul jika dia berhasil menepukkan tangannya pada setiap100 pesawat yang ditemuinya. Mengingat mereka tinggal di padang yang amat sangat jarang dilewati pesawat, keinginan ini sungguh tak akan mungkin terjadi. Tapi anak ini sungguh-sungguh meyakini ia akan berhasil. Ia lalu pergi ke pelabuhan udara dan menemukan puluhan pesawat. Tetapi ia hanya menemukan 99 pesawat. Tiba-tiba ia bertemu dengan seorang anak kecil dan mereka berkenalan. Orang tua anak itu ternyata seorang dokter yang juga seorang pilot. Lalu sang ayah terbang bersama anaknya dan Seb, menerbangkan pesawat ke 100, datang ke rumah Seb untuk mengobati ibunya... (Cara Heidi menceritakan isi buku ini sampai membuat saya menitikkan air mata. Bayangkan bagaimana sebuah buku jika dibacakan dengan cinta bagi anak-anak oleh ayah-ibu, guru, pembimbing mereka. Bagaimana kita membacakannya, tidak harus dengan teori ini itu, tetapi dengan perasaan sayang dan ingin berbagi).

Hal lain yang menarik dari buku terpilih ini adalah cerita dan topik-topiknya, misalnya tentang mimpi/cita-cita dan bahkan ketakutan seorang anak, seperti Serena yang selalu takut menuruni anak tangga, anak-anak disabled yang ingin menjadi komedian (stand up comedian), seorang buta yang menceritakan bagaimana cara melatih anjing, buku tentang sorang remaja autistik yang menginap di cottage sepupunya (kegembiraan dan ketakutannya), cerita seorang detektif tunanetra yang berinvestigasi dengan mengandalkan indera pendengaran dan penciuman, dan cerita tentang emosi: kemarahan, cinta dan rasa malu.

Sissel Hofgaard Swensen

Sissel membagi pengetahuan dan pengalamannya dalam membuat buku. Menurutnya teks dan konten harus sederhana, konkrit, kronologis, ’sebersih batu di pantai yang sudah dibersihkan oleh air/ombak', setiap kata dipikirkan baik-baik, dibersihkan dari kata2 yang tidak perlu, seperti penggunaan metafora, karena tidak akan dimengerti oleh anak spektrum autistik.

Ditambahkan oleh Sissel, bagi anak mentally dissabled, gambar haruslah utuh. Orang dalam buku untuk tunanetra digambarkan dengan bertekstur dan berbentuk geometris, karena anak yang buta kurang ’feeling’ geometrisnya.

Tipografi juga menjadi perhatian dalam mendesain buku. Ukuran huruf yang dipilih harus sesuai dan tipe hurufnyapun harus sesuai dengan target audiens (anak) dan readability yang tinggi, seperti huruf Sasoon Primary, huruf yang mirip dengan tulisan tangan anak (menulis halus SD), dengan besar badan huruf yang tinggi.

Dari segi fisik, buku harus dapat dibolak-balik untuk meningkatkan interaksi. Kadang-kadang buku tidak usah dibacakan, tetapi untuk didiskusikan, misalnya hanya dengan bertanya: ”Apa yang kamu pikirkan atau bagaimana menurutmu?”. Karena anak mentally disabled biasanya takut mengekspresikan emosi karena dilarang oleh orangtuanya.


Lokakarya

Pada tanggal 18 Mei 2008, diadakan lokakarya pembuatan buku raba yang (sayangnya) khusus diperuntukan bagi guru-guru SLB se DKI saja.... (seandainya kita boleh ikut...)


Foto katalog diambil dari http.ibby.org

Thursday, 29 May 2008



Pameran mahasiswa peserta mata kuliah Reka Bahan dan Rajut Bordir, salah satu event favorit saya di setiap akhir semester genap. Hanya 1 hari yaitu Rabu, 28 Mei 2008 tugas mereka dipamerkan disepanjang selasar lantai dasar FSRD ITB. Sehari sebelumnya mereka juga pameran dan presentasi di Campus Center, dengan memutar showrel ujian akhir semester mata kuliah Image Analisis. Sebagai fans berat kriya, saya nyesel juga nggak bisa datang ke acara ini.

Karya UAS mahasiswa Kriya Tekstil selalu dipamerkan agar mahasiswanya berusaha secara maksimal & sesering mungkin pameran dan kalau mereka lulus nanti merasa bangga dengan karyanya. Keren.. keren..(congrats untuk dosennya juga.. Bu Fifi & mba Esti).

Kabita deh dengan anak Kriya.. Ini foto2 yang saya kelompokan ala mata seorang pengunjung, supaya kita bisa belajar dari teman2 Kriya angkatan 2005: antara lain cara mereka mendisplay, semua elemen dipilih dan disusun untuk menciptakan suasana sesuai dengan konsep karyanya. Sehingga kita tau seluruh proses dari ide awal, eksperimen dan hasil akhir. Kita bisa lihat juga proses memilih bahan dan ekseperimen terhadap bahan dalam map file yang lengkap. Juga manajemen sampai terselenggaranya pameran.

Ini karya permennya Yunita.

Winter & spring yang cantik (Winnie, Rahadian, Dewi R., Yunita, Rahmi F.K.).

Sumber ide Oriental (Nadia) & Nusantara (Nova, Nur& Putri).

Semoga bisa ikutan di acara Home party yang akan datang ya (Juli 2008).


Thursday, 15 May 2008

pengarah gaya batik wrap skirt



Wrap skirt model gini pernah musim beberapa waktu yang lalu. Karena cerita ingin pakai sarung batik untuk ngajar, jadi dapet ide dari Ibu Erna untuk bikin wrap skirt model lurus, yaitu rok lilit juga, tapi cocok untuk segala bentuk tubuh. Tadi siang udah dikasih liat contekannya, tinggal cari bahan batik dan tukang jahit yang murah... asik bisa untuk jualan untuk next home party (awal juni 2008).

Gambar kanan, adalah saran padu padan yang dikombinasikan oleh deandra, boleh juga ya pilihannya. Lamaaaa sekali dia ngga bisa jawab, kalau bapaknya nanya: 'kamu kalo udah gede mau jadi apa?', tiba2 beberapa hari yang lalu dia bisikkan cita2nya mau jadi model :) ternyataaaa si anak tomboy, yang ga bisa diem, kritis dan analitis itu sekarang mau jadi model, nanti tinggal di kasih tau dunia fashion itu spektrumnya luas. Bisa jadi model, perancang, pengarah gaya, desainer tekstil, dsb.

batik sling bag & travel bag



Ini koleksi tas batik lainnya, no. 1 tote bag dengan pegangan ulir. No. 2 sampai 4: ada yang bilang sling bag, postman bag, dan sekarang karena semua punya laptop, namanya jadi laptop bag. Kata mahasiswaku, model postman bag musim lagi... jadi kepengen deh untuk diri sendiri.

Sampai hari ini udah laku dua loh.. dua2nya tas yang aku suka. Seneng deh, yang beli adalah orang yang aku suka stylenya, yang satu mahasiswa cute-moderen, yang ke dua adalah ibu dengan selera gabungan antara: ethnic-chic-elegan dan simple.

Favoritku lainnya adalah travel bag yang gede itu, dipakai dengan cargo pants khaki dan simple white shirt, wah keren deh, bisa jalan ke mana saja. Untuk para model, cocok sekali untuk bawa aneka barang ke acara shownya :)

Sunday, 11 May 2008

batik for sale - tas batik bulet



Batik Patchwork Bag model bulet ini terbuat dari kain2 batik belel, kombinasi motifnya cantik dan detil patchworknya bikin desain tas ini jadi unik.
Pemesanan lewat email fleur2ria@yahoo.com, info ongkos kirim diberikan setelah lengkap alamat pengiriman (pos).

Masih ada tas Postman Bag, Travel Bag dan Wrap Skirtnya, besok diteruskan ya, udah malem, nanti anak2 ada alasan ikutan 'main' dengan mamanya sampai malam.



Sunday, 6 April 2008

dia pergi


ini foto waktu home party kemarin, duduk paling kiri adalah kakakku, ka netty, duduk di teras rajut, bersama2 saudara2ku yang lainnya. kakakku yang baik hati ini beberapa jam yang lalu meninggal dunia karena stroke. umurnya 54 tahun, tapi tak nampak seperti 50-an. tadi saat dia terbaring koma, aku masih melihat wajahnya yang 40-an, wajah yang selalu tampil apa adanya.

terakhir kami bicara ditelepon, membicarakan buku rajutan jepang untuk putrinya elisa, si cantik serba bisa yang lagi suka merajut. sayang, buku rajut jepang itu hilang, tapi untung ada yang pernah mengkopi. setelah berminggu-minggu, aku dapat copynya. dan sudah titip buku itu untuk putrinya, tapi uhh... aku menunda-nunda untuk menelpon kak netty. kenapa ya aku nggak nelpon kakak waktu itu....
sekarang kakakku yang baik hati itu pergi.

pada acara home party lalu, kak netty bersama keluarga datang menghangatkan acara. siapa yang tak terharu, saudara2 kita datang untuk memberi semangat. malah ka netty 'minjemin' anaknya eva, untuk jagain meja asesoriku. (makasih ya kak). keluarga kakakku ini hangat dan penuh cinta, belum pernah deh, ada keluarga yang saling mendukung seperti mereka, kalau mereka, anak2, ibu dan bapak berpandangan, di mata mereka bersinar2 penuh cinta.
sekarang anak2nya dan abangku kehilangan ibu dan istri yang mereka cintai.

miss you kak, miss you so much....
hari2 nanti pasti sepi sekali tanpa kakak.
terima kasih untuk semua perhatian dan pengertiannya (antara lain, sebagai kakak dari seorang adik yang udah males ikut2 adat2). semoga abang & anak2 bisa menjalani hari2 dengan kuat, semoga mereka selalu dipenuhi kebaikan.

Thursday, 3 April 2008

nabung

ini commentku untuk auditor cantik, untuk sharing soal investasi:

hi mia cantik,
saya juga jadi nyatet2 pengeluaran sejak baca financial debtnya oprah show, hiii ngeri deh, ternyata selama ini saya berlagak jadi anak orang kaya.. kalo kita jadi orang kayanya pasti akan lebih hati2.
trus baca di klub investor tentang dana pensiun, kalo kita sekarang berumur 25 tahun, maka kalo kita mau pensiun umur 50 tahun dengan gaya hidup (pengeluaran) 2 jt/perbulan, maka dengan menghitung inflasi 10%/tahun, kita harus mulai nabung 1 juta/bulan...dst...dst.. krn kita perlu uang 4 milyard (heeeeh??!!) untuk memenuhi pengeluaran 2jt/bln tadi pada usia 50 thn (kira2 intinya:.. mbo' ya pikirin masa depan dari sekarang, gitu loh)

tuh kan.. padahal saya selama ini hambur2 pake uang, banyaknya untuk hal2 yang nggak penting2. setelah dicatet baru keliahatan, banyaknya untuk hal2 yang mendesak (aaaa... mumpung MANGO sale, lumayan 50%, itu sale ada tiap season pula!). sekarang saya nyoba berhenti dulu.. memilah-milah keinginan, yaitu, penting - mendesak - penting dan mendesak - nggak penting dan nggak mendesak. ( ini nasihat dari suami, baru dijalani beberapa minggu, dan niatnya nanti mau investasi, dibeliin emas 5 gram)

trus, gara2 kesadaran ini, saya jadi ingin ngajarin anak-anakku untuk mulai nabung. kalo dulu kan kita disuruh orang tua kita untuk sekedar nabung, tapi sekarang kita harus ngajarin anak2 kita: menabunglah untuk berinvestasi, biar mereka sadar untuk punya orientasi memiliki investasi & passive income (yang ini gara2 baca 'tung desem')

kalo anak2 kita berhenti jadi kelompok penghambur-hambur, bayangkan gimana kuatnya keuangan keluarga kita, daerah kita, bangsa kita. jadi nanti mereka nggak gampang goyah (kayak bangsa cina ada gonjang ganjing ekonomi dunia kayak sekarang, mereka tetap tenang).

bener.... never too late to be better... meskipun tinggal 9 tahun menuju pensiunku, sekarang saya mulai nabung dengan kesadaran investasi. nabung juga sih selama ini, tapi pake asuransi2, nabung dengan perasaan agak kepaksa, tapi lumayanlah.. daripada enggak (nggak kerasa tahun depan ada yang udah beres bayar preminya).

setelah liat2 & baca2 saat ekonomi amerika dilanda krisis akhir2 ini, dasar yang terbaik untuk investasi adalah:
never put your eggs in one basket. misalnya: sebagaian untuk saham (jangka panjang), investasi emas dan asuransi (mis. kesehatan, ngapain juga ngabisin uang kalo sakit, mending ada yang cover, kan?), trus yang udah dilakukan oleh orang2tua kita adalah investasi di rumah. kalo punya rumah, bisa disewa2in/kos2an.

kalo uangnya belum ada? nabunglaa.. gajian bulan april ini saya langsung cut untuk nabung. supaya bisa nabung, dari bulan lalu saya udah janji ga beli2 barang2 yang kalo nggak dibeli juga kita nggak bakalan mati ;P misalnya majalah2 lifestyle, dulu tiap bulan beli bazaar, eve, gogirl, non no, dsb. sekarang hanya beli yang berhubungan dengan profesi aja. itupun cari yang tahunannya, biasanya edisi khusus memuat keseluruhan trend, untuk yang kecil2 cukup update dengan liat internet).

ke mall hanya untuk nemenin anak ke toko buku sekalian olah raga jalan dari ujung ke ujung, mango, nine west, next masih boleh tetep mampir tapi sekedar untuk suplemen mata aja. setiap kali berhasil keluar toko tanpa membeli, ada perasaan 'menang' bisa menguasai diri.

pengen ini - pengen itu.. ah, ga ada abis2nya. semua itu kemelekatan, sampe banyak yang maksa, harus ngutang kartu kredit segala. mencengkeram itu capek, melepaskan memang lebih ringan.

gichuuu...
dag mia :)
(panjang ya, mau 'ta masukin di blogku sendiri ah, biar ngingetin diri sendiri juga)

Saturday, 8 March 2008

reKRIYAsi wisuda fsrd itb

Ibu Abe dan mahasiswa kriya-nya bikin acara rekriyasi - for a better life. Acara ini semacam bazar kecil yang dibuat pada acara wisuda mahasiswa fsrd itb periode Maret 2008. Temanya daur ulang. Aku liat banyak poster2 mini ditempel di papan pengumuman SR, desainnya daur ulang & hemat biaya, ada satu poster yang udah aku incer untuk dikoleksiin, poster yang pakai robekan majalah dari section asesoris, yang ditempel di tangga antara produk & interior. Foto yang dipasang di sini adalah poster yang ditempel dekat gerbang. Tadi siang2 aku dateng ke sana, acaranya persis seperti yang digambarkan di poster ini: ada kraft, barter buku & komik, game (pura2 serius) orang main gitar, dan jajanan pasar, tapi yang jualannya belum dateng.. jadi cuma ngiler aja nih yang lewat.... he he..
Yang jadi panitia anak kriya 2006, tapi nampaknya semua temen2 angkatan rame ikutan acara ini.. memang 2006 angkatan yang menyenangkan...cintaaaa banget!









Dari wawancara lewat sms dengan ibu Abe, pengennya mahasiswa Kriya perlu juga tau bagaimana spriti pesta rakyat, yang bentuknya bisa menyesuaikan dengan zaman. Betul... betul... Biar mahasiswa pada semangat berkarya + berswadaya + berwiraswasta... Yaaa stuju, bu, nggak muluk ko itu. Anakku aja pengen ikut nemenin mba'nya jualan disitu.
Barang2 titipanku lagi diinventaris ama mahasiswa kriya..aduh.. tekun dan teliti deh kamu, aku sih soal gini2 ga telaten deh.






Eh iyaa, as always... ada meja rajutan loh.. :)























Ini panggung buat fancy nite malemnya... acara khusus wisudaan SR.

Friday, 7 March 2008

flores = fleur = bunga






florestiga punya 10 macam kembang di halamannya:
1.mawar indo (kata pak didit ini stekan antara mawar belanda dan mawar lembang, jadi setelah berbunga harus tega dipotong dari pangkal) kalau sudah berbunga cantik dan gombyok. mawar indo di tanam di bolembak depan saat rumah direnovasi tahun 2007.

2. nona makan sirih, bunga merambat ini adalah penghuni asli florestiga, sudah ada sejak kami pindah ke rumah ini. mungkin ditanam langsung sama orang belanda yang dulu tinggal di rumah flores 3. mungkinkah oleh meneer cordesius, salah satu orang belanda yang namanya masih tertera di kartu pembayaran PLN/listrik kami. om cordesius ini adalah kakek dari ibu emma, kepala sekolah SD paulus 3. waktu ibu emma kecil dia tinggal di florestiga. kami sudah minta foto2 beliau waktu tinggal di rumah ini dulu (th 50-60an).

3. bunga bloembak, ini ditanam dengan keinginan supaya bloembaknya cepet terisi setelah renovasi, cepet deh tumbuhnya, tapi daun2nya berduri dan kurang hijau.

4. lili air kuning, bunga ikut2an, bunga yang lagi ngetren tahun lalu. rumah2 gaya minimalis pasti depan rumahnya di tanam pohon lili ini... hiii hiii..rumah kolonial ikut2an latah gaya minimalis.

5. bunga sikat langka, konon ini beda dengan bunga sikat lainnya, sulu2nya melengkung, warnanya tidak semerah sikat lainnya. pak herku bawa ini dari australia, sengaja beli yang kecil, karena harganya cukup mahal. di tanam di deket gerbang masuk, supaya bikin 'bingkai' rumah.

6. bunga soka, warnah merahnya membuat pagar depan segar, bagus sekali dengan kontras daunnya yang hijau. berbunga terus, jadi bisa dipakai untuk hiasan bunga potong di rumah.

7. bunga kayak tetangga, bagus deh 3 pohon bunga ini yang ditanam oleh tetangga kami. pohon ini masih kecil, namanya lupa, beli dari tukang taneman yang pakai dorongan. jauh banget mereka jualan dari jln. buah batu.

8. bunga untuk bu fridia, beli bunga ini di pot dari riau junction, 35.000. tadinya mau di kasih sebagai hadiah, tapi sampai di rumah, di liat2 kok warna daunnya ga bagus, jadi sekarang jadi penghias teras depan. ternyata kalau di foto, bunga ini bagus bangeeet...

9. bunga teratai jepang, minta dari adik iparku yang di jakarta. dia selalu IN dengan segala yang ngetren.seleranya bagus, bisa jadi barometer bagi kami2 yang tinggal di bandung he he he..
namanya mungkin bukan teratai jepang, tapi aku suka ngarang ke anakku yang kecil; bunga ini bunga langka loh, deee, dipakai untuk hiasan rambut pengantin orang jepang.itu sih akal2an supaya dia nggak nyabut bunga ini. bunganya umurnya nggak lama, setiap kali berbunga selalu jadi komentarnya.

10. bunga kamboja jepang, bunga ini disarankan oleh pak yono.belinya dari tukang bunga di cisangkuy. belinya mahal, tapi nggak dirawat bener!..... tanahnya harus banyak campuran pasirnya... aaah, belum2 aja di urus dengan bener kamu ya...

Monday, 3 March 2008

rajut kebaya indonesia menang

Selamat ya, Dy, rajutan kebayamu itu memang memikat, aku seneng kamu sudah mencoba membuat rajutan kebaya yang dimulai dengan rasa penasaran mencari rajutan khas Indonesia. Karena si merah itu terpilih jadi pemenang di Lion Brand Yarn, semakin banyak orang tau tentang kebaya, tentang Indonesia. http://www.instructables.com/forum/Lion-Brand-Yarn-Slideshow-Challenge-Winners-Announ/

Ditunggu buku selanjutnya!